-

seorang pendaki dan petualang adalah seorang yang sangat menghargai kehidupan untuk menemukan arti kehidupan yang sebenarnya.

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Seorang petualang terbaik tak hanya orang yang selalu mencoba hal-hal baru, tapi dia juga orang yang tak pernah melupakan sejarah dirinya.

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

"Hanya di ketinggian pegunungan saya dapat bahagia!"

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, August 6, 2012

Macam-Macam Jamur yang Bisa di Makan dan Tidak

Macam-Macam Jamur yang Bisa di Makan dan Tidak



Jamur biasanya hidup di alam bebas terutama muncul pada waktu musim penghujan atau tempat lembab lainnya. Walaupun banyak diantaranya yang sudah dikenal sebagai jenis jamur yang tidak berbahaya dan dapat dimakan atau digunakan sebagai bahan ramuan obat, tetapi pada umumnya masih tetap merupakan jenis jamur liar.
Kalau sesekali Agan berjalan-jalan di alam bebas dan menemukan jamur, maka amatilah bentuk dan sifat timbulnya. Bentuk tubuh buah jamur pada umumnya tersusun oleh bagian-bagian yang dinamakan tudung (pileus), bilah (lamellae), cincin (annulus), batang/tangkai (stipe), cawan (volva), dan akar semu (rhizoids).
Sampai saat ini masih belum diketahui, berapa jenis jamur yang dapat dimakan serta berapa jenis yang dapat dimakan tapi tidak membahayakan.
Jamur dibedakan menjadi 2 golongan yaitu :
Jamur Yang Tidak Berbahaya
1. Suung bulan, Supa barat jamur bulan (Gymnopus sp)
Habitatnya :
- merupakan jamur yang belum dibudidayakan
- hidup pada.musim penghujan terutama angin berhembus dari barat terutama hidup pada tegalan, kebun atau di pinggir rumah.
- banyak ditemukan tumbuh di atas sarang rayap atau pada tanah yang kandungan organic tanahnya sangat baik.
Ciri-ciri :
- tudung berwarna putih kekuning-kuningan atau kecoklat-coklatan dengan batang putih bersih.


2. Supa kelapa, jamur bulat (Calvatia)
Habitatnya :
- belum dibudidayakan, banyak ditemukan di lapangan terutama di bawah pohon kelapa.
Ciri-ciri :
- kalau masih muda tubuh buah berwarna putih kadang-kadang putih kekuning-kuningan.
- kalau sudah tua bagian dalamnya akan berubah menjadi serbuk yang dapat menghembus keluar kalau dipijit
3. Jamur karang ( Clavaria. )
Habitatnya :
- belum dibudidayakan, banyak tumbuh di tanah yang berhumus, pada batang kayu yang sudah lapuk.
Ciri-ciri :
- berbentuk seperti karang, berwama putih, putih kekuning-kuningan atau putih kebiruan.
4. Klitos (Clitocybe)
Habitatnya :
- merupakan jamur liar di dalam hutan, kebun, hutan tepi pantai.
Ciri-ciri :
- tubuh buah seperti Suung bulan dengan tudung membuka keluar atau berbentuk payung, berwarna putih kekuning-kuningan atau coklat muda.
- Jenis jamur ini berguna pada bidang farmasi maupun kedokteran karena mengandung halusigen (dapat menyebabkan halusinasi pada mereka yang memakannya).

5. Jamur payung ( Collybia)
Habitatnya :
- merupakan jenis jamur liar yang banyak menempel pada batang kayu yang telah lapuk atau mati.
Ciri-ciri :
- berbentuk seperti payung, berwarna kekuning-kuningan atau kecoklat- coklatan.
6. Hidnum (Hydnum)
Habitatnya :
- merupakan jenis jamur liar yang tumbuh pada tegalan atau tanah yang berhumus dan biasanya ditemukan menempel pada ranting kayu yang sudah lapuk.
Ciri-ciri
- mempunyai bentuk seperti payung terbuka keluar dan bertangkai tebal, warna tubuh kekuning-kuningan.putih sera putih kecoklat-coklatan.
7. Higroporus (Hygrophorus)
Habitatnya / Ciri-ciri :
- merupakan jenis jamur liar yang mempunyai bentuk dan sifat tumbuh yang sama seperti hidnum.
8. Marasmius
Habitatnya :
- merupakan jenis jamur liar mempunyai bentuk dan sifat seperti jamur payung lainnya.
Ciri-ciri :
- tangkai tubuh panjang berwarna putih kecoklat-coklatan atau putih kekuning-kuningan.
Jamur Yang Berbahaya
1. Amanita, Fly agaric, Supa upas terutama yang termasuk ke dalam jenis A. muscaria, A. umbrina, A. spissa
Habitatnya :
- tumbuh liar di hutan, tegalan dan pekarangan, ditemukan di antara jatuhan daun atau pada tanah humus
Ciri- ciri :
- tubuh buah seperti payung, dengan tudung berwarna merah, coklat tua, coklat muda sampai kuning dengan bintik-bintik putih.
- Racun yang terkandung digunakan untuk meracuni ujung tombak atau senjata tajam lainnya.
2. Supa kakabu, bolet (Boletus)
Habitatnya :
- tumbuh liar di hutan di antara jatuhan daun atau tanah berhumus, di pinggir kebun dan pekarangan rumah.
Ciri-ciri :
- tubuh buah menyerupai payung, tudung tebal dan bulat.
- batang berwarna kecoklat-coklatan atau kehitam-hitaman serta tudung berwarna coklat tua, kuning, atau coklat kekuning-kuningan.
3. Supa rampak (Coprinus)
Habitatnya:
- tumbuh liar di tempat penggilingan padi dan di bawah pohon pisang.
Ciri-ciri :
- Apabila masih muda tudung berwarna putih atau putih kekuning-kuningan, putih kebiru-biruan atau putih gelap dan apabila sudah tua tudungnya cepat hancur dan mengeluarkan cairan yang berwarna biru atau violet

4. Kortinarius (Cortinarius)
Habitatnya:
- tumbuh liar, banyak ditemukan di tumpukan daun dan tanah yang berhumus.
Ciri-ciri:
- tubuh buah berbentuk payung dengan batang berwarna putih kekuning-kuningan, putih kebiru-biruan atau putih gelap.
- tudung berwarna putih kecoklatan, violet, biru atau kuning.

5. Laktarius (Lactarius)
Habitatnya:
- tumbuh liar di hutan, kebun dan di pekarangan rumah.
Ciri-ciri :
- tubuh buah berbentuk payung terbuka ke atas dan berbatang tebal berwarna coklat muda,kekuning-kuningan, coklat putih serta biru muda dengan bintik hitam atau garis-garis memanjang.
- tudung berwarna seperti batang, kadang-kadang disertai garis melingkar di atasnya.
6. Lepiot (Lepiota)
Habitatnya:
- tumbuh liar di mana-mana
Ciri-Ciri:
- bentuk seperti Amanita terletak pada warna tudung kecoklat-coklatan dan mempunyai sifat racun yang tinggi
 
 

Cara Mengetahui Ketinggian Suatu Tempat


Cara Mengetahui Ketinggian Suatu Tempat


Kadangkala kita dihadapkan pada kondisi dimana kita harus dapat menentukan ketinggian suatu tempat,akan tetapi kita tidak mempunyai alat untuk menentukan ketinggian(altimeter), hal itu dapat diatasi dengan cara :
-Lihat terlebih dahulu interval peta, lalu hitung ketinggian tempat yang ingin kita ketahui, memang ada rumusan umum interval kontur= 1/2000 skala peta. tetapim rumus ini tidak selalu benar, beberapa peta topografi keluaran Direktorat Geologi Bandung aslinya berskala 1:50.000 (interval kontur 25 m), tetapi kemudian diperbesar menjadi berskala 1:25.000 dengan interval kontur tetap 25 meter.
Pada suatu kondisi tertentu yang mendesak, misalnya SAR gunung hutan, sering kali peta diperbanyak dengan cara di foto kopi. Untuk itu, interval kontur peta tersebut harus tetap ditulis. Peta keluaran Bakosurtanal (1:50.000) membuat kontur tebal untuk setiap kelipatan 250 meter, atau setiap selang 10 kontur. Seri peta keluaran AMS (skala 1:50.000) membuat garis kontur tebal untuk setiap kelipatan 100 meter. peta keluaran Direktorat Geologi Bandung tidak seragam ketentuan ketebalan garis konturnya. Dengan demikian tidak ada ketentuan khusus dan seragam untuk penentuan garis kontur tebal.
Bila ketinggian kontur tidak dicantumkan, maka kita harus menghitung ketinggian suatu tempat dengan cara :
1. Cari 2 titik berdekatan yang harganya tercantum
2. Hitung selisih ketinggian antara kedua titik tersebut. Hitung berapa kontur yang terdapat antara keduanya (jangan menghitung kontur yang sama harganya bila kedua titik terpisah oleh lembah).
3. Dengan mengetahui selisih ketinggian kedua titik tersebut dan mengetahui juga jumlah kontur yang didapat, dapat dihitung berapa interval konturnya (harus merupakan bilangan bulat).
4. Lihat kontur terdekat dengan salah satu titik ketinggian (bila kontur terdekat itu berada diatas titik, maka harga kontur itu lebih besar dari titik ketinggian. bila kontur terletak dibagian bawah, harganya lebih kecil). Hitung harga kontuir terdekat itu yang harus merupakan kelipatan dari harga interval kontur yang telah diketahui dari no 3. lakukan perhitungan diatas beberapa kali sampai yakin harga yang didapat untuk setiap kontur benar. Cantumkan harga beberapa kontur pada peta anda agar mudah mengingatnya. 

Rasi Gubug Penceng


Rasi Gubug Penceng


Rasi Gubuk penceng begitulah orang jawa mengatakan nya atau rasi salib selatan merupakan salah satu dari sekian banyak rasi yang cukup terang ketika langit malam tiba. Letak nya yang berada di selatan katulistiwa dan bintang nya yang selalu menunjukkan arah selatan membuat nya dijadikan sebagai kompas alam ketika nelayan jaman dahulu berlayar di lautan. Tidak hanya itu saja disetiap daerah, pulau maupun negara rasi ini mempunyai nama lain seperti rasi layang-layang, rasi gubuk penceng, rasi salib selatan, rasi ikan pari dan masih banyak nama lainnya bergantung kesepakatan orang diwilayah itu menamakannya. Lantas apa nama sebutan rasi gubuk penceng ini di kalangan dunia internasional. Penasaran? Kita bahas sama-sama yuk seputar rasi gubuk penceng ini.
Crux atau si rasi salib selatan merupakan sebutan dari rasi gubuk penceng di dunia internasional. Tersusun atas beberapa bintang yaitu Acrux(Alpha crux), Gacrux(gama crux), Mimosa, Delta Crucis dan epsilon crucis. Dari kelima bintang yang ada, mimosa merupakan bintang yang paling terang di rasi crux dan Epsilon crucis sebagai bintang yang paling redup diantara lainnya. Sistem bintang dari kelima bintang ini ternyata bermacam-macam, Acrux dengan sistem bintang ganda, gacrux dengan tiga sistem bintang, mimosa dengan sistem bintang ganda dan Delta Crucids satu bintang. Didukung dengan magnitudo bintang yang relatif terang (1 – 1,5) Hal ini lah yang menjadi alasan mengapa rasi crux menjadi salah satu rasi yang mudah dan sering tampak dilangit malam.

Rasi Crux dan bintang-bintang nya. Credit : Stellarium
Hadar dan Alpha Centauri merupakan dua bintang anggota dari Rasi Centaurus. Penampakan nya yang terang dilangit malam membuat keduanya selalu menemani rasi crux. Maka tidak jarang jika kita lihat rasi crux dan 2 bintang dari rasi centaurus jika digabung akan tampak ikan pari seperti pada ilustrasi dibawah.
Rasi Crux tampak seperti ikan pari dan layang-layang
Rasi crux oleh para nelayan jaman dahulu dijadikan sebagai kompas alami yaitu dengan cara menarik garis lurus kebawah antara Gacrux dan Acrux. Seiring berputar nya bola langit akibat rotasi dan revolusi bumi, Rasi crux akan berpindah posisi dari jam ke jam nya. Jika kita simulasikan dengan stellarium, maka kita akan tahu bahwa Gacrux dan Acrux akan selalu menunjuk pada sebuah titik yaitu arah selatan.
Rasi Crux dari malam ke malam - Ilustrasi : Stellarium
Rasi Crux terbit dilangit hanya pada bulan-bulan tertentu saja. Rasi crux dapat kita lihat pada bulan Februari hingga bulan Juni. Jika kita mempunyai binokular maupun teleskop, kita dapat mengamati beberapa objek disekitar rasi crux dan centaurus seperti Jewel Box (kotak berlian) sebuah opencluster atau nama astronomis nya Cru Cluster / NGC 4755 dan Open Cluster NGC 3766.
Jewel Box atau NGC 4755
Untuk mengenali rasi crux anda tidak diharuskan mempunyai teleskop maupun binokular. Dengan memastikan langit cerah, tau kapan crux muncul dan melihat di langit sebelah selatan kita akan menemukan rasi crux dengan mudah. Jika anda kesulitan menemukan nya pada bulan hari tanggal dan jam nya, anda dapat menggunakan Stellarium yaitu sebuah software simulasi langit yang akan mensimulasikan langit secara realtime dimana syarat dan konfigurasi nya benar. Selamat mengamati Si Gubuk penceng. Happy Skygazing dan Salam Kafe astronomi. 

Rasi Crux disimulasikan menggunakan Stellarium pada arah

TEKNIK CONTOURING

TEKNIK CONTOURING


Contouring dapat diartikan dengan salah satu penerapan ilmu medan peta yaitu menempuh perjalanan tanpa menggunakan kompas. Dalam melakukan teknik contouring dituntut untuk lebih teliti dalam pengamatan medan. Karena jika kita sudah salah menentukan posisi dengan contouring maka akan mempersuli perjalanan kita dan mungkin akan tersesat. 

Jika kita di lapangan dengan membawa peta maka teknik contouring dapat dilakukan, dengan mengamati bentukan dengan acuan arah KAKIBATAS (Kanan, Kiri, Bawah, Atas). Tanda‑tanda medan yang dapat digunakan adalah

+ Puncak-puncak bukit

+ Bentukan sungai

+ Punggungan bukit dan terjal/landainya bukit

+ Percabangan sungai

+ Patahan tebing

+ Waterfall (air terjun)

Untuk selalu dapat berhasil melakukan teknik ini adalah dengan selalu berlatih di lapangan yang sebenarnya. Yang perlu dicamkan adalah :"Tentukan secara pasti titik awal keberangkatan, menghitung jarak tempuh dan selalu menghitung ,sudah berapa kali kita menyeberangi sungai atau lembah atau berpindah punggungan bukit".

TEKNIK PASSING KOMPAS

TEKNIK PASSING KOMPAS

Teknik ini sering digunakan dalam rnelakukan sebuah operasi SAR. Teknik ini lebih mudah dilakukan pada medan yang landai dan luas, digunakan pula untuk mengatasi rintangan yang menghalangi perjalanan kita, misal sungai atau jurang.

Cara melakukan passing kompas adalah

+ Tentukan titik (lokasi) yang menjdi tujuan kita, pada peta.

+ Ilitung sudut peta dengan kompas dari titik awal kita menuju titik tujuan dan tentukan pula back azimuthnya.

+ Perintahkan satu atau dua orang rekan kita untuk menuju arah bidikan kompas sebatas pandangan mata.

+ Kemudian anda bergerak ke depan rekan anda dan melakukan hal yang sama dengan point ketiga.

+ Postsi jarum kompas harus selalu berimpit dengan N dan S (Utara dan Selatan).

Teknik ini sering digunakan untuk mengatasi rintangan yang menghalangi perjalanan kita, misal jurang, sungai, dil. Yang utama adalah menentukan arah bidikan dan mengirimkan rekan sebagai pionir pencari jalan, dengan catatan tidak terlepas dari jangkauan rnata dan segera menempati arah bidikan kompas.

NEWS

« »
« »
« »