-

seorang pendaki dan petualang adalah seorang yang sangat menghargai kehidupan untuk menemukan arti kehidupan yang sebenarnya.

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Seorang petualang terbaik tak hanya orang yang selalu mencoba hal-hal baru, tapi dia juga orang yang tak pernah melupakan sejarah dirinya.

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

"Hanya di ketinggian pegunungan saya dapat bahagia!"

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, November 28, 2012

Peta Pita

PETA PITA

Peta pita adalah untuk menggambarkan keadaan perjalanan yang telah dilakukan dari suatu tempat ke tempat lainnya,misalnya penjelajahan di suatu tempat maupun itu di sekitar perkampungan ataupun di dalam hutan.

Peralatan yang dipersiapkan dalam pembuatan peta pita ini adalah :

  • Pensil Teknik 2B
  • Penggaris panjang
  • Penghapus pensil
  • Kertas pita peta ( kertas putih yang panjang ke bawah)
  • Kompas bidik
  • Meja kerja
  • Stock (tongkat)


Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan peta pita :

  • Penentuan SkalaHal ini erat kaitannya dengan jarak yang akan ditempuh selama melakukan perjalanan dengan kertas yang ada.
  • Pembuatan KeteranganKeterangan yang dimaksud adalah apa-apa yang dilihat selama melakukan perjalanan baik yang ada disebelah kiri maupun yang ada di sebelah kanan, yang perlu diperhatikan adalah tanda-tanda berupa bangunan-bangunan penting atau suatu daerah yang mencolok dan merupakan sesuatu yang mudah dilihat dan diperhatikan. Keterangan dituliskan dalam bentuk gambar peta dan tulisan.
  • Penulisan Arah utara, Jarak, dan WaktuArah utara digambarkan sesuai dengan arah utara kompas. Jarak dituliskan berdasarkan ukuran yang ada dengan skala yang sudah ditentukan.


Untuk waktu bisa dilihat dengan jam sesuai saat berangkat dan tiba di setiap belokan.Untuk pembuatan peta pita, setiap pergantian arah perjalanan maka harus kita gambarkan, demikian seterusnya sampai daerah yang kita tuju. Gambar keterangan peta dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Contoh gambar Peta-pita :

MEMBACA PETA

MEMBACA PETA


Membaca peta adalah sebuah ketrampilan yang penting. Putar peta sampai apa yang ada dihadapanmu di lapangan adalah sama dengan dihadapanmu di peta. Jika anda menghadap timur, sisi timur dari peta harus dihadapanmu. Jangan kawatir jika huruf-huruf yang ada di peta berada di sisi bawah. Selalu berlatihlah untuk memegang peta sehingga selalu mengarah ke tempat yang akan anda tuju.
Cara memegang peta merupakan teknik yang penting juga. Lipat peta menjadi kecil, dengan mudah anda akan memegang lembaran peta meletakkan ibu jari di peta dekat dengan posisi anda di peta. jagalah agar ibu jari anda selalu dekat dengan posisi anda di peta dan ke tempat yang akan anda tuju, hal ini memudahkan anda ketika anda melihat kembali ke peta ketika anda memandang ke tempat lain. Ini juga mengurangi kesempatan mata anda untuk melihat bagian peta yang lain yang bukan tujuan anda.
Cara menggunakan kompas sekarang dapat anda pelajari:
Letakkan pinggir dari kompas sehingga membuat garis dari posisi anda ke arah posisi yang akan anda tuju (sehingga pinggir dari kompas membuat garis lurus yang menghubungkan posisi anda di peta ke tempat yang akan anda tuju). Pada diagram disamping, sudut kompas diambil dari tikungan jalan ke kontrol point nomor 3 (jalan digambarkan oleh garis hitam; tanda merah dibuat di diagram ke titik luar dari tikungan jalan.) pastikan bahwa arah dari panah perjalanan pada puncak kompas menuju ke arah yang akan anda tuju, dan bukan ke arah sebaliknya.

Letakkan kompas di atas peta, dan biarkan jarum bergerak beberapa saat, putar piringan kompas sehingga garis lurus pada rumah kompas sejajar dengan utara peta. Pastikan bahwa N pada piringan menghadap ke utara (dan bukan ke selatan).


Biarkan susunan yang sudah anda buat tersebuat, putar badan, kompas dan peta sampai warna merah pada jarum kompas mengarah ke N pada piringan. (Ingat, jarum jarum tidak berputar/jarum selalu mengarah ke utara, anda kompas dan peta mengelilinginya. Arah dari panah perjalanan pada kompas sekarang mengarah ke tujuan yang anda inginkan.
petunjuk yang diilustrasikan diatas adalah menggunakan kompas orienteering. Ingat bahwa fungsi yang paling penting dari kompas adalah untuk mengorientasikan peta. Dan ingat, membaca kompas masih sangat penting juga!
Pada tahap ini seorang orienteer mungkin siap untuk membuat peta yang sangat sederhana pada area yang sangat sempit, misalnya pada halaman sekolah. Ini adalah latihan yang sangat baik sekali untuk melatih kemampuan peta dan kompas, dan akan menguatkan hampir segala latihan/ pelajaran pada bab ini.

MENAKSIR SESUATU

MENAKSIR

Penaksiran adalah proses mengetahui sejumlah hal di alam melalui Panca indera, anggota tubuh, dan bantuan alat yang minimal.
Untuk mempermudah penaksiran, sebaiknya kita mengetahui sebanyak mungkin segala sesuatu pada tubuh yang dapat dijadikan standar pengukuran, seperti :
Panjang rentang tangan.
Panjang jengkal jari.
Lebar langkah kaki.
Panjang telapak kaki.
Tinggi badan.
Kecepatan jalan.
Setengah lari.
Lari.
Berat badan.
dll.


Perlu juga mengetahui ukuran Benda-benda yang dibawa dalam perjalanan, seperti :
Ukuran syal.
Sabuk.
Tongkat.
Tas.
dll.
Dan benda-benda lain yang dapt dijadikan standar, seperti :
Jarak tiang listrik, jarak tanam pohon karet selain itu pengalaman dan pemikiran yang kreatif dan mau berpikir dua kali dari sudur pandang yang berbeda akan sangat membantu dan memudahkan untuk mendapat hasil yang akurat.

MENAKSIR LEBAR DENGAN MENGGUNAKAN TOPI


Mungkin sedikit aneh ya mengapa dengan topi kok biza menaksir lebar sungai ? nah inilah kelebihan ikut organisasi Hizbul Wathan , kita bisa banyak tw cara menggunakan alat yang serba sederhana .selamat mencoba mungkin akan sedikit susah dan bingung tapi kalau di perhatikan dengan baik pazti biza.
Langkah-langkah :
Lihat ujung sungai yang ingin ditaksir dgn menggunakan ujung topi pet.
Beri tanda didalam pikiran kita itu titik A.
Setelah di perhatikan , perlahan-lahan kita menghadap kekanan.
Dan perhatikan lagi ujung Topi pet dan beri tanda dalam pikiran kita titik B.
Dan beri tanda dimana lokasi ujung Topi pet.
Dan mulailah berjalan dari posisi kita ke titik B.
Catatan:
Setiap 2 langkah biasa 1 meter.


MENAKSIR DALAM SUNGAI
Di daerah hulu di daerah penampang cenderung berbentuk dan bagian tengahnya lebih dalam dari bagian tengahnya, maka pengukuran sukar dilakukan.
Cara mengukur kedalamannya adalah :
Ambil galah yang cukup panjang.

Masukkan galah tersebut ke dalam sungai, usahakan galah tegak lurus terhadap permukaan sungai.

Usahakan pengukuran dilakukan pada bagian tengah sungai.

Lakukan pengukuran di beberapa tempat.


Menaksir Kecepatan Arus Sungai

Letakkan benda terapung di titik O (benda akan hanyut).

Setelah sekitar 15 menit (titik A), mulailah berjalan mengikuti benda tadi, sambil menghitung waktu hingga sampai di B (bertepatan dengan posisi benda X).

Ukur jarak AB.

Kecepatan arus sungai = jarak AB / waktu.

PENAKSIRAN WAKTU
Untuk menaksir waktu dapat digunakan Naismith’s Rule (aturan Naismith). Cara tersebut merupakan cara klasik dalam memperkirakan waktu tempuh. Menurut aturan ini, kecepatan rata-rata ornag berjalan di medan horizontal adalah adalah 5 km/jam dan setiap kenaikan 300 meter ditamabah 0,5 jam. Untuk kecepatan turun digunakan rumus : setiap penurunan 300 meter, waktu tempuhnya 5 km/jam ditambah 10 menit. Perhitungan ini berlaku untuk medan yang tidak bersemak, selain itu, waktu tempuh akan bervariasi bergantung pada hal-hal, seperti : keadaaN FISIK, BEBAN YANG DIBAWA, keadaan lintasan (berpasir, tanah keras, bersalju, dll.),kondisi cuaca.
PENAKSIRAN CUACA
Seorang pendaki gunung harus dapat membaca tanda-tanda cuaca, diantaranya:
• Merah pada waktu malam hari, penanda cuaca baik.
• Merah pada waktu pagi, penanda akan turun hujan.
• Kuning pucat pada waktu matahari terbenam, penanda akan turun hujan.
• Embun dan kabut pada pagi-pagi benar, penanda cuaca bagus.
• Kalau matahari terbit dari awan yang tinggi, penanda angin.
• Dari bentuk-bentuk awan (lihat bagian awan).\
Penaksir cuacu dari sikap binatang:
• Laba-laba membuat sarang siang hari berarti cerah.
• Kodok ribut berarti akan hujan.
• Kambing mengembik ribut, berarti cuaca akan buruk.

Peta Lapangan

PETA LAPANGAN



Peta lapangan adalah menggambarkan kondisi atau situasi daerah sekitar dalam skala yang kecil.
Peralatan yang perlu dipersiapkan dalam pembuatan peta lapangan ini adalah :
1. Pensil Teknik 2B
2. Penggaris panjang
3. Busur derajat
4. Kertas buffalo
5. Kompas bidik
6. Meja kerja
Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan peta lapangan.

# Penentuan Skala
Hal ini berkaitan erat dengan luas lapangan yang akan digambar dan kertas gambar yang akan dipergunakan sehingga apa yang ada di lapangan dan daerah sekitarnya yang dekat dengan lapangan tersebut dapat tergambar semuanya.

     

# Penentuan Batas dan Sudut Batas Lapangan
Setelah diketahui batas lapangannya maka batas-batas tersebut dibidik dari tengah lapangan dengan kompas bidik untuk diketahui berapa sudut batas lapangan tersebut. Penggambaran peta lapangan harus menghadap ke utara.

     

# Pengukuran Jarak dari Pusat ke Sudut Batas Lapangan
Pengukuran ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu agar diketahui dengan pasti jarak antara pusat dengan sudut lapangan dan juga jarak antara sudut yang satu dengan sudut yang lainnya.

     

# Penggambaran lapangan
Pengerjaan terakhir adalah menggambarkan sket yang telah didapat dari pengukuran-pengukuran tadi ke dalam kertas gambar ,Untuk mempermudah pemberian keterangan diberi penomeran pada tiap sudut dan keterangan lainnya.

NEWS

« »
« »
« »